Romo Sumisran, Pastor Rekan Baru Santo Yoseph Palembang

October 6, 2026
Romo Sumisran, Pastor Rekan Baru Santo Yoseph Palembang

PALEMBANG – Paroki Santo Yoseph Palembang menyambut  kedatangan Pastor Rekan yang baru Romo Sumisran dari Paroki Santo Stefanus, Senin 5 Oktober 2026. Bersama rombongan sebanyak 17 orang, Romo Sumisran dihantar oleh Pastor Paroki Santo Stefanus, Romo Willy Agus Susanto, O. Carm, Romo Lucianus Meo Wio, O. Carm dan disambut oleh RD. Hyginus Gono Pratowo, Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang beserta Pengurus DPP di depan Pastoran. Kemudian rombongan dipersilahkan masuk ke ruang tamu Pastoran Santo Yoseph Palembang untuk penyambutan secara resmi yang dipandu oleh Andreas Daris Awalistyo, Sekretaris 1 DPP Santo Yoseph Palembang.

Dalam sambutannya Ketua DPP Santo Stefanus, Fernando Situmorang menyampaikan, kami dari Paroki Santo Stefanus mengantarkan Romo kami, Romo Misran yang mendapat tugas dari Bapa Uskup untuk bertugas di Paroki Santo Yoseph. Semoga Romo Misran betah, sehat dan bahagia selalu, soalnya di Stefanus Romo bersukacita dan bahagia.

Sementara itu Billy Jaya, Ketua DPP Santo Yoseph Palembang menegaskan, Romo Misran memang dulu pernah di sini,  sekarang  sudah berkembang luar biasa dan kita sudah sama-sama tahu. Nanti Romo Misran siap-siap mendampingi tiga wilayah dengan 9 Lingkungan. Terima kasih juga teman-teman dari Pengurus DPP yang menghantar semoga ke depan kita bisa bekerja sama. Karena memang ada 13 Wilayah dan 46 Lingkungan tapi bakal lepas karena dimekarkan ke Paroki baru, akan berkurang  menjadi  sekitar 11 Wilayah dan 1 Stasi di Soak Simpur. Terima kasih sudah menghantar Romo Misran, selamat datang dan mari bersama-sama kita melayani.

Kemudian Pastor Paroki Santo Stefanus, Romo Willy, mengucapkan syukur kepada Tuhan Yesus atas suasana malam ini yang penuh kekeluargaan. Sebelumnya Romo Misran kita beri kesempatan untuk Safari Misa dulu ke Stasi-Stasi. Paling tidak  untuk terakhir kalinya, supaya ada pengalaman di sana. Saya berterima kasih kepada Romo Misran yang sudah selama tiga tahun bersama kami di Paroki Stefanus dan puji Tuhan, selama tiga tahun di Stefanus, beliau bahagia,  sehat dan selalu ketawa. Kami para Romo lain harus banyak belajar dari Romo Misran karena Romo Misran sangat hafal dengan nama-nama. Terima kasih untuk penerimaan para Romo dan juga rekan DPP Santo Yoseph. Selamat bertugas, ini rumah Romo Misran yang baru, kalau nanti ke Stefanus dengan senang hati, terbuka termasuk kamar.

Pada kesempatan ini Romo Sumisran menyatakan, memang kalau dilihat, saya sudah beberapa kali kesini, tapi situasi yang disampaikan Bapak Billy tadi berbeda, sesuai dengan perkembangan zaman, itu masuk akal  dan terima kasih atas informasinya.  Terima kasih kepada Ketua DPP yang selama ini bekerja sama dan  terima kasih kepada Romo Gono yang sudah menyambut kami. Satu hal yang selalu saya katakan dimanapun saya berada bahwa saya tidak bisa konsumsi MSG kalau saya mengonsumsi MSG maka nanti saya akan pindah ke Charitas.  Saya akan belajar dengan Romo Gono, Romo Surawan dan Romo-romo yang ada disini meskipun saya senior tapi saya siap belajar. Sekali lagi saya terbuka hati untuk diingatkan, ditegur kalau saya bingung atau saya mulai melenceng, tolong diingatkan biar saya tetap jadi imam yang baik.

RD. Hyginus Gono Pratowo, Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang mengatakan, dengan hati yang sungguh penuh dengan sukacita kami juga menerima Romo Sumisran untuk hadir di tengah-tengah kami.  Romo Misran ini dulu lama di Lahat berkarya di Paroki Santa Maria Lahat lalu diganti oleh Romo Martin, kemudian Romo Martin saya yang menggantikan. Belum setahun di Lahat lalu saya masuk mengikuti jejak Romo Misran, di Lahat tujuh tahun lebih atau hampir delapan tahun dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2023, lalu di Paroki Santo Yoseph baru tiga tahun awal September 2026. Maka ini adalah tempat kita, ini adalah keluarga kita walaupun kita ditugaskan dimanapun.

Maka sekali lagi terima kasih Romo Willy,  Romo Lucio,  Bapak dan Ibu yang menghantar Rumah Misran ke tempat ini. Terima kasih bahwa anda sudah menjaga beliau selama kurang lebih tiga tahun, harapannya kami di tempat ini akan menjaga beliau sebaik-baiknya, tidak konsumsi MSG/penyedap rasa. Tanpa penyedap rasa artinya kami juga dilatih untuk hidup sehat. Jadi nanti disini ada empat Romo, yaitu : Romo Sumisran, Romo Chanel, Romo Gading Sianipar dan saya, Romo Surawan akan pindah ke Keuskupan masuk Ring 1, lalu Romo Liberto, akan menjadi Pastor Rekan di Paroki Santo Paulus Plaju dan tugasnya di Komisi Keuskupan. Romo Misran nanti akan mendampingi Wilayah 1, 2, 3 tempatnya di sekitaran Paroki Santo Yoseph Palembang, karena pertimbangan untuk antar jemput dan sebagainya tetapi tidak menutup kemungkinan untuk berkarya di Wilayah lain dan  Stasi Hilarius. Lalu dinamika kita disini bahwa permintaan Misa itu tinggi jadi hampir setiap malam kami pergi ke Lingkungan untuk Misa.

Disini  ada kelompok-kelompok kategorial, yaitu : Persekutuan Doa, Kerahiman Ilahi, Gerakan Imam Maria yang selama ini saya minta Romo Lucio mendampingi untuk Gerakan Iman Maria di Dekanat Palembang. Tidak hanya untuk Paroki Yoseph tapi beliau juga nanti akan ke Paroki Katedral Santa Maria untuk mendampingi Gerakan Iman Maria yang ada di Dekanat ini karena baru ada dua, di Santo Yoseph  dan Katedral Santa Maria, harapannya nanti bisa ke Stefanus, Santo Petrus,  Sanfrades, Hati Kudus dan tempat-tempat yang lain, supaya Gerakan Iman Maria ini juga bergembang. Ada yang baru Komunitas Yoseph Tidur,  komunitas ini juga ada Misa dan Adorasi , Komunitas Tai Ze yang kita buat dua bulan sekali. Kadang yang mengikuti tidak hanya dari Santo Yoseph tetapi Komunitas-komunitas  yang lain lintas Paroki.

Nah itu beberapa Informasi untuk pelayanan Pastoral yang ada di tempat ini dan kami memang membutuhkan sosok Imam yang Senior, karena disini permintaan untuk Bimbingan Keluarga juga banyak. Jadi ada Romo Misran bisa sekurang-kurangnya menjadi penengah untuk kami juga, kadang-kadang orang muda ini lepas kontrol, emosi dan sebagainya Maka ada kehadiran Romo Misran bisa menstabilkan situasi. Ada hal-hal positif yang bisa kita tenangkan karena Romo Misran  dulu pernah menjadi Koordinator Seksi Keluarga di Dekanat 3, jadi lumayan lama, maka ini bisa dibagikan untuk kita yang ada di sini.

Selanjutnya Romo Stefanus Surawan menceritakan,  saya TOP dengan Romo Misran dan pertama kali Top saya mencoba berbuat baik,  membuat sambal  hijau dan saya hidangkan di meja makan dan beliau mengatakan “ Kamu buat sambal kok seperti untuk ibu hamil, rupanya saya menggilasnya terlalu lembut jadi Romo Misran ke dapur membuat sendiri. Rasanya senang Bapak, Ibu hadir disini dan menghantarkan Romo Misran dengan utuh, sehat dan senang bisa berkumpul di tempat ini.

Kegiatan penyambutan Romo Misran di Paroki Santo Yoseph Palembang diakhiri dengan santap malam bersama dan ramah tamah di Pastoran.

Leave a Reply


7 + 6 =