Kuperper Dekanat Palembang

October 19, 2026
Kuperper Dekanat Palembang

PALEMBANG – Dekanat Palembang mengadakan Kursus Persiapan Perkawinan (Kuperper) 2026 yang diikuti sebanyak tiga puluh lima peserta (17 pasang + 1) di Aula Pastoran Santo Yoseph Palembang, 17-18 Oktober 2026 yang dibuka secara resmi oleh Deken Palembang, RD. Hyginus Gono Pratowo, Sabtu 17 Oktober 2026. Peserta berasal dari Paroki Santo Aloysius Gonzaga Sungai Lilin, Santo Petrus, Santo Stefanus Talang Betutu, Santo Joseph Tebing Tinggi, Santo Fransiskus de Sales, Hati Kudus, Santo Joseph Philipines, Para Rasul Kudus Tegal Sari, Santo Petrus dan Paulus Baturaja, Sang Penebus Batu Putih, Santa Maria Bunda Penolong Abadi Prabumulih, Santa Maria Tugumulyo, Katedral Santa Maria, Santa Maria Diangkat Ke Surga Kabanjahe dan Santo Yoseph Palembang.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan RD. Hyginus Gono Pratowo (Deken Palembang) mengatakan, tujuan kursus perkawinan adalah memahami perkawinan sebagai panggilan hidup dan sakramen perkawinan. Untuk mengenal makna cinta kasih, kesetiaan, dan komitmen seumur hidup, membangun komunikasi yang sehat dan menyelesaikan konflik secara dewasa. Mempersiapkan kehidupan seksual, kesehatan, reproduksi, dan tanggung jawab sebagai orang tua. Menata kehidupan ekonomi. Pengelolaan keuangan keluarga dan membentuk keluarga yang beriman bukan terhadap kehidupan, serta aktif dalam Gereja dan masyarakat.

Pada pertemuan pertama materi yang disampaikan tentang hukum, hakikat, dan moral perkawinan Katolik bersama RD. Agustinus Eko Harmoko sebagai Ketua Tribunal Keuskupan Agung Palembang. Kemudian pembicara kedua dalam kegiatan ini, yaitu : Bambang Hariyadi dengan materi “ Komunikasi dalam keluarga “ hal ini penting karena seringmya terjadi konflik rumah tangga yang sulit diselesaikan akibat salahnya cara berkomunikasi. Manfaat komunikasi yaitu : menyelesaikan masalah, mengenal satu sama lain, membuat hubungan dengan anak lebih terbuka, anak menjadi lebih percaya diri dalam menghadapi masa depan dan menjaga hubungan satu sama lain. Pernikanan bukanlah menyatukan dua orang yang sempurna tapi satu sama lain hendaklah saling mendukung dan saling menerima dengan sempurna.

Pada hari kedua, Minggu 18 Oktober 2026 peserta Kursus Persiapan Perkawinan mengikuti Perayaan Ekaristi pukul 06.30 Wib di Gereja Santo Yoseph Palembang, kemudian dilanjutkan pemberian  materi tentang kesehatan ibu dan anak K.B.A bersama Emilia Wibowo dan Sr. Margaretha, FCh dengan materi gizi dalam keluarga. Menjelang siang Alfonsus Supardi membahas tentang hidup doa dalam keluarga dan masyarakat, sesi terakhir diisi materi tentang ekonomi keluarga bersama Tim UKMC.

Rangakaian Kursus Persiapan Perkawinan Dekanat Palembang ditutup oleh Alfonsus Supardi mewakili Tim Kuperper Dekanat Palembang, Minggu 18 Oktober 2026 dengan pembagian sertifikat kepada seluruh peserta. Dalam pesannya Alfonsus Supardi mengucapkan terima kasih kepada saudara sekalian yang sudah dari kemarin aktif  mengikuti sampai selesai,  selamat  semuanya dapat berjalan dengan baik dan lancar, semoga materi-materi yang diberikan menjadi bekal bagi perjalanan kehidupan perkawinan saudara.

Leave a Reply


7 + 4 =