Petugas Liturgi Sabtu & Minggu, 31/8/2024 – 01/9/2024

August 26, 2024
Petugas Liturgi Sabtu & Minggu, 31/8/2024 – 01/9/2024

SABTU Sore
17.30 : Koor : PS. Gregorius Organis : Supri
Tata Laksana : Lingkungan Santa Bernadeth

MINGGU Misa I
06.30 : Koor : Lingkungan Santo Theodorus Organis : Sutris
Tata Laksana : Legio Maria

MINGGU Misa II
08.30 : Koor : PSM. Unika Musi Charitas Organis : PSM UKMC
Tata Laksana : Lingkungan Santo Fransiskus Assisi

Misa III

17.00 : Koor : Santo Fransiskus Charitas Organis : Melisa
Tata Laksana : Lingkungan Santa Monica.

Saran Lagu: PS. 337, 370, 371, 647, 655, 670, 685, 848, 965.

Penanggalan Liturgi Minggu Ini

Minggu 25 Agustus : Hari Minggu Biasa XXI (H) Yos. 24:1-2a,15-17,18b; Mzm. 34:2-3,16-17,18-19,20-21,22-23; Ef. 5:21-32; Yoh. 6:60-69.
Senin 26 Agustus : Hari Bisa (H) 2Tes. 1:1-5.11b-12; Mat. 23:13-22.
Selasa 27 Agustus : PW St. Monika (P) Sir. 26:1-4.16-21; Luk. 7:11-17.
Rabu 28 Agustus : PW St. Agustinus (P) 2Tes. 3:6-10.16-18; Mat. 23:27-32;
Kamis 29 Agustus : PW Wafatnya St. Yohanes Pembaptis (M) Yer. 1:17-19; Mzm. 71:1-2,3-4a,5-6ab,15ab,17; Mrk. 6:17-29.
Jumat 30 Agustus : Hari Bisa (H) 1Kor. 1:17-25; Mat 25:1-13.
Sabtu 31 Agustus : Hari Bisa (H) 1Kor. 1:26-31; Mat. 25:14-30.
Minggu 3, 1 September : Hari Minggu Biasa XXII: Hari Minggu Kitab Suci Nasional (H) Ul. 4:1-2,6-8; Mzm. 15:2-3a,3cd-4ab,5; Yak. 1:17-18,21b22,27; Mrk. 7:1-8,14-15, 21-23.

RENUNGAN Yoh. 6:60-69 : Kesetiaan.

Dalam kehidupan kita punya pengalaman pribadi bahwa kita
sulit melupakan perbuatan baik yang orang lain berikan kepada kita
terlebih perbuatan baik itu diberikan saat kita mengalami gonjangan
hidup yang luar biasa. Pertolongan itu akan kita ingat dan tersimpan
baik dalam memori kita. Bahkan ada keinginan kita untuk membalas
kebaikan itu. Pengalaman demikian inilah yang terjadi dalam pribadi
bangsa Israel yang dikisahkan dalam bacaan 1. Mereka ingin tetap
beribadah kepada Tuhan dan tidak ingin menyembah allah lain karena
telah menyaksikan perbuatan dan pekerjaan Allah sejak nenek moyang
mereka. Mereka sendiri juga merasakan dilindungi dan diselamatkan
oleh Allah dalam hidup mereka.

Petrus dalam Injil hari ini mewakili teman-temannya juga
menyatakan tidak akan berpaling atau pergi meninggalkan Yesus,
meski Yesus sendiri telah meminta mereka untuk pergi meninggalkan
Yesus. Petrus menunjukkan kesetiaannya kepada Yesus. Meski
banyak murid lain meninggalkan Yesus, karena menganggap
perkataan-perkataan Yesus terlalu keras, kedua belas rasul tetap setia
karena mereka percaya bahwa Sabda Yesus adalah sabda hidup
kekal. Yesus memberikan kebebasan kepada para murid untuk meninggalkan-Nya. Pertanyaan Yesus kepada para murid adalah
pertanyaan pemurniaan kesetiaan mereka, dan ternyata para murid
tidak ingin meninggalkan Yesus karrena mereka tahu bahwa Yesus
adalah sang Mesias sumber kehidupan kekal. Kesetiaan para murid
diuji oleh pengalaman perjumpaan dengan para pengikut Yesus lainya
yang akhirnya kecewa dengan ajaran Yesus yang begitu keras dan
tidak masuk akal.

Kisah ini mengajak kita untuk tidak berpaling atau meninggalkan Allah dalam kehidupan kita. Kehidupan dan segala yang kita miliki adalah bukti bahwa Tuhan tidak pernah berhenti menyertai kita. Kita diajak untuk menyadari siapakah Yesus bagi kita. Mari kita tanyakan kepada diri kita masing-masing, apakah yang menjadi hambatan bagi kita untuk dapat menerima semua ajaran Kristus? Apakah hambatan itu berkaitan dengan pengertian diri kita sendiri yang berbeda dengan ajaran Gereja? Apakah halangan itu sebenarnya berkaitan dengan suatu kelemahan dan dosa kita?

Leave a Reply


4 + 6 =