Masa Adven, Menghayati Dan Menghidupi Tahun Devosional

December 2, 2025
Masa Adven, Menghayati Dan Menghidupi Tahun Devosional

Umat Paroki Santo Yoseph Palembang memasuki masa Adven dalam Perayaan Ekaristi, Sabtu-Minggu 29-30 November 2025. Pada Perayaan Ekaristi, Sabtu 29 November 2025 pukul 17.30 Wib dipimpin oleh RD. Hyginus Gono Pratowo dan sebagai tanda memasuki Minggu Adven RD. Hyginus Gono Pratowo melakukan penyalaan lilin Adven pertama serta memberkati lingkaran Adven.

Dalam homilnya Romo Gono membacakan surat Gembala Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Haru Yuwono terkait Adven tahun 2025, tertanggal 16 November 2025. Memasuki masa Adven 2025 ini kita memulai Ardas Tahun Devosional. Dalam surat Gembala saya untuk merayakan Tahun Devosional ini, saya mengharapkan agar setiap pribadi mempunyai devosinya sendiri yang dihayati, yang dihidupi, dan dilaksanakan secara teratur dan konsisten. Devosi yang dilaksanakan dengan konsisten dan penuh gairah akan membuat kita tahan banting dalam beriman dan akan menghantar kita dapat meraih keselamatan. Karena pesan Natal dari KWI dan PGI tahun ini adalah “ Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga “, maka juga sangat baik dan sangat saya dianjurkan setiap keluarga, kaum beriman mempunyai devosi tertentu yang dirayakan bersama.

Devosi keluarga bisa menghidupi devosi salah satu anggotanya atau memutuskan bersama, devosi apa yang ingin dirayakan bersama secara rutin. Selanjutnya, kegiatan menghidupi semangat Komunitas Basis Gereja ini, devosi bersama juga bisa dipilih dan dilakukan oleh KBG-KBG. Devosi itu bisa devosi yang sudah lazim dikenal umum atau devosi kepada Santo Pelindung Komunitas dengan doa-doa yang disusun bersama. Saya berharap agar setiap pribadi atau komunitas mempelajari sejarah Santo Pelindungnya masing-masing dan meneladani cara hidupnya. 

Gereja Katolik Indonesia baru saja mengadakan Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia yang kelima atau disebut SAGKI. Tanggal 3 sampai dengan 7 November 2025 di Jakarta yang dilanjutkan dengan Sidang Senodal Para Uskup tanggal 8 sampai dengan 13 November 2025. Ada undangan dan harapan agar Gereja Katolik lebih berpengaruh di masyarakatnya. Kaderisasi lingkungan hidup dan human trafficking menjadi topik yang dibicarakan secara serius, maka KWI akan merumuskan nota pastoral untuk melaksanakan amanat SAGKI yang kelima. KWI juga akan membentuk tim yang membantu para uskup mencermati isu-isu aktual di negara kita ini. Kita sangat bersyukur atas penyertaan Tuhan terhadap Gereja Katolik Indonesia. Gereja Indonesia adalah benih yang tumbuh dan semakin besar serta berbuah. Hal ini pastilah terjadi karena kesetiaan generasi pendahulu kita dalam menghidupi iman dengan sangat membanggakan. 

Hendaklah setiap kita tidak merasa berat sebagai murid-murid Kristus, kesalehan itu dapat kita tapaki melalui kehidupan kebiasaan-kebiasaan sederhana sehari-hari. Setiap zaman mempunyai tantangannya sendiri, kalau kakek nenek atau orang tua kita dapat mengatasi persoalan zamannya dan setia, maka kita juga dapat setia dan terpuji seperti mereka. Sangat baik kalau kita mewariskan kesetiaan tersebut kepada generasi sesudah kita. Semoga dengan menghidupi Tahun Devosional ini, kita bersama baik sebagai pribadi maupun sebagai keluarga dan sebagai anggota komunitas atau KBG semakin disemangati untuk hidup rendah hati, teguh, tangguh dalam iman, setia dan bangga sebagai murid Kristus serta semakin saleh seperti para Santo dan Santa Pelindung kita masing-masing. 

Leave a Reply


5 + 8 =