Selamat Jalan Ibu Lanny Tercinta

October 24, 2016
Selamat Jalan Ibu Lanny Tercinta

     lany-1             lany-3       lany-4

Almarhumah Lidwina Lanny Melati           Misa arwah dipimpin Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ

Hari Sabtu 22 Oktober 2016, pukul 13.40 Wib,  hujan deras membasahi kota Palembang mengiringi kepergian Lidwina Lanny Melati menuju ke rumah Bapa di surga  didampingi oleh seluruh keluarga di RS. RK Charitas Palembang. Ibu Lanny  panggilannya istri dari Bapak Theodorus Tukir dan ibu 4 orang anak (Winda, Wiwik, Benny, Mega) dikenal sebagai orang yang murah senyum dan aktif dalam kegiatan Gereja Santo Yoseph Palembang.

lany-2                 lany-5     lany-6

Bapak Tukir dan keluarga           Persembahan lagu oleh murid-murid SD. Indriyasana untuk Ibu Lanny

Berita kematiannya yang tiba-tiba membuat semua orang terkejut termasuk keluarga, setelah kurang lebih 1 minggu dirawat di rumah sakit, akhirnya Ibu Lanny dipanggil menghadap Bapa, jenasah sempat disemayamkan di Aula Gedung Serbaguna Paroki Santo Yoseph Palembang. Malam harinya pukul 19.30 Wib diadakan misa arwah untuk mendoakan Ibu Lanny yang dipimpin oleh Uskup Agung Palembang, Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ didampingi oleh 12 orang pastor dan dihadiri oleh umat Paroki Santo Yoseph Palembang, murid-murid dan para guru  SD. Indriyasana Palembang serta keluarga besar Ibu Lanny .

ibu-lany-2      ibu-lany-3      ibu-lany-1
Misa pelepasan jenasah                                Bapak Theodorus Tukir beserta keluarga

Pagi harinya Minggu 23 Oktober 2016, pukul 10.30 Wib diadakan misa pelepasan jenasah Ibu Lanny di Gereja Santo Yoseph Palembang dipimpin oleh Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, Rm. Laurentius Rakidi, Pr didampingi Rm. Yustinus Suwartono, Pr yang dihadiri oleh umat Paroki Santo Yoseph dan para guru dari Yayasan Dharma ibu Palembang. Banyak kenangan yang ditinggalkan untuk orang-orang yang dikasihinya termasuk Sekolah Indriyasana tempat beliau berkarya sehari-hari dan kenangan terakhirnya adalah untuk memakai baju kaos Uskup Cup. Hal ini diwujudkan oleh rekan-rekan guru SD. Indriyasana yang hadiri dalam upacara pelepasan jenasah Ibu Lanny di Gereja Santo Yoseph Palembang, mereka mengenakan baju kaos Uskup Cup berwarna hijau dan kuning.

    sd-indriyasana            suasana      umat-1

Para Guru Yayasan Dharma Ibu          Umat menyampaikan salam perpisahan kepada Ibu Lanny

Ibu Suyati, Ketua Yayasan Dharma Ibu Palembang tempat dimana Ibu Lanny berkarya menyatakan bahwa peristiwa ini terlalu cepat dan mengenang Ibu Lanny sebagai  guru yang selalu tersenyum dan bergairah dalam bekerja. Namun sayang Ibu Suyati tidak mampu menyelesaikan sambutannya  karena diliputi kesedihan yang mendalam dan harus dibawa ke ruang kesehatan. Kemudian kata sambutan dilanjutkan oleh 2 orang ibu guru yang mewakili SD. Indriyasana, mereka menceritakan bahwa Ibu Lanny merupakan sosok panutan dan teladan sekaligus menjadi ibu dan sahabat. Lidwina Lanny Melati berkarya sejak 1 Januari 1988 dan 21 Maret 2016 memasuki masa pensiun, tetapi karena kecintaan pada sekolah maka beliau kembali mengajar menjadi guru honorer di SD. Indriyasana Palembang. Kepada keluarga  para guru mengucapkan terimaksaih atas jasa-jasanya selama ini dan merasa kehilangan atas berpulangnya Ibu Lanny menghadap Bapa.

suasana-1                    suasana-2      suasana-3

Umat menyampaikan dukacita          Jenasah Ibu Lanny diangkat menuju mobil untuk dibawa ke Tugumulyo

Umat Paroki Santo Yoseph melepas rombongan pembawa jenasah Ibu Lanny ke Tugumulyo
Dalam kesempatan ini Ketua DPP Santo Yoseph Palembang, C. Wintoko  mengucapkan belasungkawa sedalam dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan dan  mengatakan selama  hampir setiap hari selalu bersama-sama dengan Ibu Lanny dalam kegiatan  yang cukup  banyak di Gereja. Beberapa kegiatan yang sempat dicatat oleh C. Wintoko, antara lain :

– Bekerja di Yayasan Dharma Ibu sejak tahun 1988 sampai 2016 dan jabatan terakhir menjadi Wakil Kepala Sekolah   dan Guru Honorer di SD. Indriyasana Palembang.

– Anggota Koperasi Kredit Karya Kasih sejak tahun 2003 dan menjadi Pengurus  sejak tahun 2008 sampai sekarang.

– Koordinator Sekolah Minggu Santo Yoseph Palembang sejak tahun 2001 sampai 2007

– Menjadi Pengurus/Seksi Komuni Pertama sejak tahun 2008 sampai 2011

– Menjadi Koordinator Bidang Katekese sejak tahun 2011 sampai 2014

– Menjadi Sekertaris 2 DPP sejak tahun 2014 sampai sekarang

– Menjadi Pengurus Lingkungan Santo Yohanes Paulus II dan Pengurus Wilayah

Di penghujung pelepasan jenasah, Rm. Rakidi mengucapkan terima kasih kepada Ibu Lanny yang sudah mengabdikan dirinya utk perkembangan umat di Paroki Santo Yoseph Palembang hingga akhir hayatnya.

 pelepasan-1      pelepasan-2      pelepasan-3
Umat melepas keberangkatan rombongan ke Tugumulyo

Misa pelepasan jenasah berakhir pukul 11.30 Wib dilanjutkan dengan pemberian ucapan dukacita kepada keluarga oleh seluruh umat yang sekaligus mengucapkan salam perpisahan kepada almarhumah Ibu Lanny yang akan dibawa ke Tugumulyo. Rombongan berangkat pukul 12.00 dari halaman Gereja Santo Yoseph Palembang dilepas oleh Ketua DPP Santo Yoseph Palembang, C. Wintoko dan seluruh umat Paroki Santo Yoseph Palembang.

Misa requiem di Tugumulyo diadakan pukul 09.00 Wib dipimpim oleh Rm. Susilo, SCJ Pastor Paroki Santa Maria Tugumulyo didampingi oleh Rm. Laurentius Rakidi, Pr, Rm. Sigit, SCJ dan Rm. Paulus, SCJ.  Dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Pastor Paroki Santa Maria Tugumulyo dan kata sambutan mewakili DPP Santo Yoseph Palembang oleh Bapak Petrus Lukito didampingi oleh Bapak Bobby. Seusai kata sambutan diakhiri dengan prosesi pemakaman hingga pukul 12.00 Wib, jenasah Ibu Lidwina Lanny Melati dimakamkan di pekuburan umum di Desa Mardiharjo Kecamatan Purwodadi, Stasi Santo Yusuf P 2 Tugumulyo. Selamat jalan Ibu Lanny semoga beristirahat dalam damai.

       romo                             lukito                     beny       prosesi

Kata sambutan Rm. Susilo, SCJ    Bpk. Petrus Lukito & Bpk. Bobby    Prosesi menuju pemakaman di Tugumulyo

(Dokumentasi Foto di Tugumulyo oleh Sr. Marcella, FCh)

Leave a Reply


3 + 2 =