Pastoran Paroki merupakan sarana tempat tinggal bagi para pelayan umat dan salah satunya adalah Pastoran Paroki Para Rasul Kudus Tegalsari Belitang, yang saat ini kondisinya kurang memadai sehingga perlu dibangun gedung Pastoran dan gedung Paroki yang baru. Maka umat Paroki Para Rasul Kudus Tegalsari Belitang melakukan penggalangan dana di Gereja Santo Yoseph Palembang, Sabtu-Minggu 22-23 Februari 2025.
Romo FX. Kusmaryadi, SCJ yang merupakan Pastor Rekan Paroki Para Rasul Kudus Tegalsari Belitang turut hadir saat penggalangan dana bersama Romo Kusmartono SCJ. Pada kesempatan ini Kelompok Paduan Suara Paroki Para Rasul Kudus Tegalsari Belitang yang terdiri dari utusan Stasi juga bertugas dalam Perayaan Ekaristi, Minggu 23 Februari 2025 pukul 08.30 dan 17.00 Wib
Dalam sambutanya Romo Kusmaryadi mengatakan yang pertama kami membangun Pastoran saat ini sudah berjalan lebih dari 70 persen, nanti kalau sudah jadi kami pindah ke Pastoran baru dan Pasturan lama akan dirobohkan supaya kami mempunyai halaman. Saya mengucapkan mengucapkan terima kasih kepada Paroki Santo Yoseph Palembang dan Romo Gono yang sudah mengizinkan kami untuk mengumpulkan dana disini dan proyek ini kami beri nama : “ Proyek Lima Roti dan Dua Ikan”. Para Pastor kami sebelumnya sudah membangun enam belas Gereja Stasi yang sudah dibuat menjadi layak untuk dipakai oleh umat, maka sekarang saatnya untuk memulai pembangunan Pastoran dengan bantuan umat yang setiap hari bergotong royong bekerja. Biaya yang dibutuh untuk pembangunan ini kurang lebih 2, 5 milyar rupiah dan rencananya akan diberkati bulan November 2025.
Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, RD. Hyginus Gono Prtaowo mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan yang luar biasa yang boleh kami rasakan, kekeluargaan, pengalaman kasih yang juga boleh kami terima saat ini dan terima kasih kepada seluruh umat. Kami sudah menyampaikan berita ini tiga minggu berturut-turut bahwa ada saudara-saudara kita yang akan datang untuk membangun, untuk meminta bantuan dari kita semua. Kita sebagai saudara-saudari juga punya tanggung jawab yang sama untuk memperhatikan saudara-saudari kita yang ada di Tegalsari.
Sementara itu dalam tayangan video Romo Antonius Tugiyatno, SCJ, Pastor Paroki Para Rasul Kudus Tegalsari, Keuskupan Agung Palembang menceritakan, Pastoran Paroki Para Rasul Kudus Tegalsari, BK 20 Belitang II OKU Timur, yang dibangun pada sekitar tahun 1989 dan saat ini bangunannya sudah banyak mengalami kerusakan, maka kami akan membangun Pastoran yang baru. Paroki Para Rasul Kudus Tegalsari, berdiri sejak tahun 1970 dan telah melahirkan satu Paroki, yaitu : Kristus Raja Tugumulyo dan satu Kuasi Paroki, yaitu : Yohanes Paulus ll Binakarsa.
Untuk tahap pertama kami membangun Pastoran dan tahap kedua akan membangun ruangan untuk OMK, DPP dan WKRI. Mohon dukungan dari para saudara-saudari semua untuk membantu kami dalam menyelesaikan pembangunan Pastoran kami. Proyek Pembangunan Pastoran Lima Roti dan Dua Ikan ini mengajarkan kepada seluruh umat untuk bahu-membahu, saling bergotong royong, juga bersyukur atas apa yang ada dan mempersembahkan apa yang dimiliki.
Penggalangan dana dilakukan dengan mengedarkan amplop kepada umat di depan pintu masuk Gereja Santo Yoseph Palembang dan juga menawarkan beras organik kepada umat, beras dari Belitang terkenal karena yang merupakan salah satu daerah lumbung beras di Sumatera Selatan. Umat sangat antusias untuk memberi dukungan dengan mengisi amplop yang sudah diedarkan dan membeli beras organik yang ditawarkan.
Bagi anda yang ingin memberikan dukungan untuk pembangunan Pastoran Paroki Para Rasul Kudus Tegalsari Belitang bisa menyalurkan bantuan melalui rekening : Bank BCA, 2570624906, atas nama : Paroki Para Rasul Kudus Tegalsari atau bisa menghubungi : Romo Antonius Tugiyatno, SCJ (HP 081210534747) dan Romo FX. Kusmaryadi, SCJ (HP 0895404100008).





