Vikaris Jenderal Kuskupan Agung Palembang, Romo Felix Astono, SCJ menilai kehadiran DPP di paroki-paroki sangat penting untuk membantu pastor dalam menggembalakan umat dan aktif terlibat untuk pembangunan hidup mengereja terutama persekutuan sebagai umat Allah. Keuskupan Agung Palembang sudah sejak tahun 2009 menekankan pentingnya peran aktif DPP di paroki-paroki. Pembekalan diberikan oleh Tim Keuskupan sebagai arah dasar Keuskupan Agung Palembang yang sudah digariskan menjadi arah bersama.
Romo Felix mengatakan agar kerjasama ketua umum dan amggota perlu dibangun, kesediaan anggota dewan harian rutin bertemu untuk mendengarkan dan saling berbagi, seksi-seksi melaksanakan programnya dengan baik sesuai dengan perutusannya demi pertumbuhan umat yang semakin baik dalam iman, hidup menggereja dan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu masalah yang dijumpai dalam kehidupan umat Katolik di Keuskupan Agung Palembang adalah membangun persekutuan yang semakin hidup sehingga bisa berbagi, saling mengenal dan mendukung karena itu DPP perlu melakukan kunjungan ke lingkungan-lingkungan untuk mendengarkan, memberikan masukan dan memperkenalkan programnya, pastoral keluarga juga perlu ditingkatkan oleh para romo dan umat. Sinode mengamanatkan kepada keluarga-keluarga Katolik untuk membangun kembali martabatnya sebagai sekolah iman, sekolah hidup menggereja, sekolah kemanusiaan agar anak mempunyai moral baik, sosialitas tinggi dan mempunyai kepribadiang yang tangguh, sekolah hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Ketika melantik pengurus baru DPP Santo Yoseph periode 2015-2017, Romo Felix Astono, SCJ mengharapkan DPP agar melakukan perutusannya sesuai dengan perannya masing-masing, menjadikan arah dasar pastoral keuskupan sebagai kiblat dalam pembangunan persekutuan dan membangun sinergi, kerjasama, komunikasi yang bagus dengan pastor serta umat.
(Penulis : Tim Komsos Paroki Santo Yoseph Palembang)

