” Dengan merayakan kenaikan Yesus ke surga kita semua kembali diteguhkan akan iman kepada Yesus sendiri. Tuhan Yesus juga telah menjadi jalan bagi kita, untuk merintis jalan bagi kita, dimana kita bisa sampai kepada Allah di surga dan kepada surga itu sendiri,” demikian dikatakan oleh RD. Yohanes Agung Apriyanto dalam homilinya pada Perayaan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus, Kamis 9 Mei 2024 pukul 08.00 Wib di Gereja Santo Yoseph Palembang.
Romo Agung juga menyatakan meskipun Tuhan Yesus telah naik ke surga namun ia tidak meninggalkan murid-muridnya, Tuhan Yesus tetap berjanji bahwa ia akan senantiasa menyertai kita, tinggal di dalam hidup kita dan juga terlibat di dalam hidup kita, meskipun dalam upaya berbeda. Tuhan Yesus menjanjikan Roh Kudus untuk senantiasa menyertai para muridnya dan kita semua. Namun kenaikan Tuhan Yesus ke surga juga meninggalkan pesan kepada kita semua, para muridnya bahwa kita semua telah mendapatkan tugas dari Yesus, ini bukan suatu pilihan tetapi suatu kewajiban sebagai murid-muridnya. Kita dipanggil untuk menjadi saksi-saksinya, untuk mewartakan Injil ke seluruh dunia, kita diundang untuk senantiasa membagikan, mewartakan sukacita Injil, kebangkitan Kristus dan juga iman kita kepada orang-orang yang ada di sekitar kita.
Tentu kita sebagai orang-orang yang terpanggil dalam tugas perutusan seringkali juga terlena dari situasi hidup yang kita rasakan. Kita bersyukur bahwa masih banyak orang-orang yang setia, yang sadar akan tugas panggilannya dan tekun dalam menjalankan tugas panggilannya untuk juga menjadi saksi-saksi Kristus. Terlibat dalam kehidupan mengereja dan juga dalam kehidupan sosial, membawa imannya kepada orang lain dan menjadi berkat bagi kita semua. Kita bersyukur bahwa masih ada orang-orang yang dengan setia terlibat ataupun mau menanggapi panggilannya melalui tugas-tugas gereja.
Banyak hal yang dilakukan untuk menunjukkan panggilan kita, untuk mengaplikasikan tugas perutusan kita dan juga dalam kehidupan masyarakat. Namun seringkali juga masih banyak komentar-komentar yang tidak sedap, yang tidak mendukung akan hal itu, tapi justru kita mengelola panggilan itu dan malah menjadi batu sandungan, bahkan juga banyak umat Katolik juga kurang sadar untuk menanggapi panggilannya. Melalui sabda Tuhan yang kita dengarkan hari ini kita kembali diteguhkan oleh Tuhan sendiri bahwa kita diteguhkan dalam iman kita akan Yesus Kristus, Tuhan kita yang telah naik ke surga dan meraih jalan bagi kita semua untuk dapat sampai kepada surga, kepada kemuliaan Allah Bapa di surga.
Tuhan Yesus telah membuka jalan bagi kita semua untuk dapat mengalami kemuliaan seperti yang telah dijanjikannya dan telah diberikannya kepada kita semua, Kita juga diajak untuk kembali menyadari akan ujian perutusan sebagai murid-muridnya, untuk mau pergi, mewartakan Injil dengan membawa diri kita sebagai orang beriman, menjadi saksi-saksi bagi Kristus di dalam kehidupan kita, juga menjadi orang-orang yang terlibat di dalam kehidupan menggereja.
Bukan hanya menjadi orang Katolik yang pasif, yang sekedar datang misa dan tidak mau melakukan hal-hal yang baik untuk menunjukkan hidupnya sebagai orang Katolik. Semoga kita juga semakin merasakan kehadiran Roh Kudus yang menjadi tanda kehadiran Tuhan sendiri untuk senantiasa hadir dalam kehidupan kita, menjaga kita dan meneguhkan semangat kita dalam menjadi saksi-saksinya. Mari kita juga mohon rahmat Tuhan sendiri agar senantiasa diteguhkan dalam iman dan tugas perutusan kita masing-masing.



