Pertemuan Perdana Orangtua dan Calon Komuni Pertama

January 15, 2025
Pertemuan Perdana Orangtua dan Calon Komuni Pertama

Sakramen Ekaristi merupakan perayaan iman umat Karolik dalam bentuk perjamuan sebagai ungkapan syukur  dan kenangan karena Ekaristi adalah pusat hidup. Dengan menyambut Tubuh Tuhan saat menerima komuni, hidup kita disatukan dengan Tuhan, disucikan karena dijadkan Bait Allah dan komuni pertama merupakan langkah awal panggilan Yesus kepada anak-anak untuk menjadikan mereka sahabat dan teman bicara. Paroki Santo Yoseph Palembang pada tahun 2025 kembali mengadakan pembelajaran untuk calon komuni pertama diawali dengan pertemuan perdana dengan orang tua dan calon komuni pertama, Minggu 12 Januari 2025 pukul 10.00 Wib di Gedung Aula Serbaguna Palembang.

Sr. M. Albertine, FCh selaku Koordinator Seksi Persiapan Komuni Pertama DPP Santo Yoseph Palembang pada kata pengantarnya mengatakan kita tahun ini akan memulai kegiatan di Paroki untuk persiapan komuni pertama anak-anak dan dari data yang sudah masuk itu ada 84 anak tapi ini ada susulan-susulan yang belum kami rekap kembali. Jadi setelah ada tambahan-tambahan kurang lebih 90 anak yang akan mengikuti komuni pertama. Nah pada hari ini kami mengumpulkan orang tua dan anak-anak semuanya untuk memulai pelajaran komuni pertama di tahun 2025, kita akan bersama-sama mencermati untuk rencana pembelajaran dan juga tata tertib di dalam mengikuti pelajaran komuni pertama.

Dalam sambutannya Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, RD. Hyginus Gono Pratowo mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Anda semua dan juga kerelaan orang tua untuk hadir dalam pertemuan perdana pada hari ini.  Tugas pertama dalam kehidupan keluarga itu selain mendidik anak secara formal tetapi Anda juga secara informal dan juga iman karena itu sudah Anda janjikan ketika menerima sakramen perkawinan Katolik dimana Anda siap bersedia untuk mendidik iman anak dengan iman Katolik sampai akhir.

Mereka juga punya tanggung jawab sendiri dan tanggung jawab yang sama ketika mereka menikah dalam iman Gereja Katolik ini adalah proses dinamika dimana Anda mengantar anak-anak tidak hanya sampai pada pembatasan tetapi juga pembinaan-pembinaan yang lain. Komuni pertama lalu nanti Krisma nanti sampai pada penerimaan sakramen perkawinan dan yang selanjutnya. Maka pertemuan awal ini mari kita buat komitmen bersama dalam artian kita saling bekerja sama, sebagai orang tua itu selalu mengingatkan anak untuk ikut pertemuan karena kita sudah atur nanti untuk jadwal dan sebagainya. Termasuk nanti ada juga libur ketika anak-anak itu berbenturan dengan kegiatan sekolah atau yang lain.

Besar harapan kami, dukungan dari orang tua untuk selalu mengingatkan anak kita untuk belajar, itu adalah juga sebagai bentuk pendidikan, pendewasaan untuk anak-anak kita. Ada para pendamping kita yang nanti akan bergantian untuk mendampingi, maka terima kasih kepada Tim Pendamping, para Suster, Frater, Bapak-Ibu dan Saudara-Saudari kita yang juga bergabung dalam Komuni Pertama ini, terima kasih atas dedikasi, pengorbanan dan pemberian diri yang sudah Anda berikan untuk Gereja, mohon dukungan untuk kita semua, agar anak-anak tetap berkembang dalam iman, harapan serta kasih yang sejati.

Seementara itu Fransiskus Untung Supriyanto sebagai Koordinator Bidang Pewartaan mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengajar Komuni Pertama, Seksi Komuni Pertama, juga kehadiran dari Bapak-Ibu dan anak-anak sekalian. Tentu perlu pembekalan agar makna penerimaan komuni bisa diterima dengan baik oleh anak-anak. Bahkan kita sebagai orang dewasa juga selalu menghayati dan memahami, bagaimana hati kita saat kita mau menerima komuni, bagaimana kita menghormati makna dari komuni itu dalam rangkaian Ekaristi.

Karena ini sungguh sangat bermakna dan krusial maka dalam proses pembinaan ini, saya mohon dengan sangat dukungan dari bapak-ibu, orang tua dan keluarga, supaya anak-anak sunguh-sungguh menghayati makna dari penerimaan komuni ini. Nanti jadi setelah pada waktunya menerima komun,i anak-anak tahu bagimana harus dengan sopan, harus dengan hati, harus dengan pemaknaan menerima dengan baik.

Pada kesempatan ini juga diadakan perkenalan dengan para pendamping Komuni Pertama yang ada di Paroki Santo Yoseph Palembang dan Stasi Santo Hilarius.

Leave a Reply


4 + 3 =