Sabtu 28 Juni 2025 merupakan peristiwa yang penting bagi 11 (sebelas) anak yang menerima Sakramen Baptis, upacara baptisan diadakan dalam ibadat baptisan di Gereja Santo Yoseph Palembang, pukul 15.30 Wib yang dipimpin oleh RD. Dionisius Anton Liberto.
Dalam homilinya Romo Liberto mengatakan, para orang tua tentu bahagia, senang memiliki buah kasih, anak tentu bukan hanya buah kasih orang tua, juga anugerah rahmat Tuhan yang diberikan kepada keluarga, orang tua, suami istri. Kalau tidak mengupayakan yang terbaik, memelihara dan menjaga anugerah itu, maka kita, anda orang tua, tentu bersalah, berdosa kepada yang memberikan anugerah. Hari ini Anda datang menyerahkan anak-anak kepada Tuhan melalui Sakramen Baptis, maka ini merupakan sesuatu yang sudah benar dilakukan oleh orang tua.
Melalui Sakramen Baptis ini setidaknya saya mengingatkan tiga hal, poin pertama, baptisan menandai bersatunya, bergabung dalam komunitas keluarga Allah, komunitas umat beriman, maka anak-anak ini masuk dalam komunitas rohani Gereja, kita semua. Maka Gereja memiliki tanggung jawab untuk menemani dalam peziarahan iman, periarahan rohani karena anak-anak ini masuk dalam komunitas iman, berarti menjadi satu keluarga besar dalam iman.
Poin yang kedua adalah cinta dan janji, para orang tua dan wali baptis kembali hari ini diingatkan nanti orang tua, wali baptis akan kembali memperbahrui janji baptis, yang juga adalah janji anak-anak, tentu juga sesuatu yang salah ketika melanggar janji ini. Orang tua, para wali baptis akan mewakili anak-anak mengungkapkan janji iman mereka maka anda, orang tua dan wali baptis, memiliki tanggung jawab iman kepada anak-anak ini. Tanggung jawab iman dan moral untuk pertumbuhan, perkembangan anak-anak, maka ketika tidak mengupayakan anak-anak ini bertumbuh dalam iman, dalam moral Gereja Katolik yang baik, tentu juga sesuatu yang tidak tepat.
Poin yang terakhir adalah pembaharuan harapan sebagai tanda pembaharuan iman dan harapan. Dengan baptisan ini anak-anak ini diperbaharui, dihapus dosa asalnya dan juga menjadi tanda cinta kasih Allah yang nyata bagi kita, bagi keluarga-keluarga dan secara khusus bagi anak-anak ini. Maka ini juga menjadi tanda kasih dan cinta Allah kepada kita manusia, terlebih kepada anak-anak. Seperti yang ditunjukkan oleh Yesus, Ia memeluk, meletakkan tangan ke atas anak-anak dan memberkati mereka, kita percaya bahwa anak-anak ini sudah ditentukan sejak semula.
Seperti sabda yang kita dengar “Mereka yang ditentukan dari semula dipanggilnya, mereka yang dipanggilnya dibenarkannya dan mereka yang dibenarkan dimuliakan”. Maka biarlah anak-anak ini yang sudah ditentukan oleh Allah dari semula, juga pada saatnya dimuliakan, semoga berkat Tuhan menyertai kita, para orang tua dan wali baptis, terutama dalam mendampingi anak-anak ini, dalam pertumbuhan iman dan moral secara baik.
Upacara baptisan diawali dengan pemberian tanda salib di dahi anak-anak oleh RD. Dionisius Anton Liberto dan orang tua serta wali baptis, kemudian satu persatu orang tua membawa anaknya ke depan Altar untuk dibaptis didampingi oleh wali baptis. Romo Liberto mengucurkan air baptis di atas kepalanya ana-anak sebanyak 3 kali, setelah itu mereka menerima urapan minyak krisma, kain putih dan lilin bernyala.
Nama-nama Baptisan Bulan Juni 2025
1. Samantha Yessa Devputri 2. Gabriel Zane Saputera 3. Aiden Oliver Efendy 4. Laurensius Jhonson Evano Chen 5. Priscila Evangeline Xiao 6.Noterbus Nathaniel Xiao 7. Rafael Rainer Jerrico 8 Aurea Clairine Ferlie Elysia 9. Gratia Carissa Ferlie Emily 10. Eleanor Elyvia Laindra 11.Andreas Dega Liandra




