Pertemuan Perdana Calon Katekumen

January 30, 2026
Pertemuan Perdana Calon Katekumen

Palembang – Tigapuluh empat Calon Katekumen Dewasa (mereka yang sedang belajar untuk mengenal, memasuki dan menghidupi iman Katolik) mengikuti pertemuan perdana di Gedung Aula Serbaguna Santo Yoseph Palembang, Minggu 25 Januari 2026 pukul 10.00 Wib yang diadakan oleh Seksi Persiapan Calon Katekumen Dewasa Paroki Santo Yoseph Palembang. Kegiatan ini juga dihadiri oleh RD. Stefanus Surawan, Billy Jaya (Ketua DPP Santo Yoseph Palembang) dan Koordinator Bidang Pewartaan F. Untung Supriyanto.

Yohanes Suwarto, salah satu pendamping Katekumen menjeaskan tujuan dilaksanakan pertemuan perdana/awal sebelum proses penyampaian materi bagi calon katekumen dewasa adalah untuk perkenalan antara calon katekumen dengan pendamping katekumen, memberikan peneguhan motivasi kepada para calon katekumen oleh Pastor Paroki, menyampaikan silabus kepada calon katekumen dan membuat kesepakatan bahwa calon katekumen wajib menerima semua materi 100 % tanpa ada yang terlewatkan. Harapannya bagi Calon Katekumen mereka dapat menjaga komitmennya sejak awal hingga akhir pembelajaran dan para Katekumen memperkenalkan diri di Lingkungan serta ikut aktif dalam kegiatan di Lingkungannya.

Untuk jumlah Calon Katekumen Dewasa sampai dengan Minggu, 25 Januari 2026 sebanyak 34 orang yang terbagi dalam dua kelompok, yaitu : kelompok remaja (usia SD sampai SMP = 5 orang) dan kelompok dewasa (usia SMA sampai usia 60 tahun = 29 orang). Calon katekumen akan menjalani proses belajar dan evaluasi kurang lebih 10 bulan (35 kali pertemuan dan 8 kali evaluasi). Untuk materi pembelajaran meliputi : Pengenalan Dasar Iman. (Wahyu Allah, Alkitab, dan Trinitas), Kristologi & Mariologi. (Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, peran Maria dalam sejarah keselamatan), Gereja dan Liturgi. (Pengenalan Gereja Katolik, Hirarki, Orang Kudus, dan Perayaan Liturgi), Moral Kristiani. (Sepuluh Perintah Allah dan Lima Perintah Gereja),Tujuh Sakramen (Baptis, Ekaristi, Penguatan, Perkawinan, Imamat, Pengurapan orang sakit, Tobat) dan Doa Pokok (Tanda Salib, Aku Percaya, Bapa Kami, Salam Maria, Kemuliaan, Terpujilah, Doa Tobat).

RD. Stefanus Surawan dalam pengarahannya mengatakan, untuk menjadi Katolik  mungkin anda sudah mempunyai atau mendengar alasan tersendiri. Tapi saya tidak berharap bahwa ketika anda mau jadi Katolik bukan karena pribadi tertentu. Maka saya tertarik untuk jadi Katolik alasan utamanya itu harus adalah Yesus, karena iman Katolik itu bukan iman yang hanya karena hukum, hanya karena doktrin tapi karena pribadi adalah Yesus.

Orang-orang yang dibaptis kalau dasarnya adalah karena melihat kawan, rekan, atau pasangan Anda,  maka  satu saat Anda akan habis. Alasan utama  mengapa para murid dengan mudah meninggalkan jalanya, meninggalkan rumahnya, meninggalkan orang tuanya karena Yesus yang tidak akan pernah berubah, sekali berjanji, Dia akan menepati, sekali sabar, Dia akan sabar terus.  Pribadi ini dalam Gereja Katolik disebut Allah dan kasih dan itu nyata dalam diri Yesus.

Anda semua nanti dalam bahan yang disebutkan ada 35 pertemuan, hanya 10 bulan, itu awal.  Kalau pertemuan ini sifatnya nanti akan memberikan wawasan.  Tetapi juga ingin berharap agar Anda semua  semakin atau mengenal pada tempat pertama.  Apa itu iman katolik dan bagaimana harus hidup sebagai orang katolik?  Hidup sebagai orang katolik itulah yang jauh lebih sulit dibandingkan  35 pertemuan.  Bagaimana tidak sulit?  Kalau engkau ditampar pipi sebelah kananmu, berikanlah sebelah kiri,  itulah kejadian yang dibawa oleh Yesus.  Semoga anda semua nanti menemukan jawaban yang  anda ingin cari dari pertanyaan yang muncul, kenapa saya datang ke Gereja?  Karena Gereja selalu membaharui diri.

Sementara itu Ketua DPP Santo Yoseph Palembang, Billy Jaya menyampaikan,  Bapak, Ibu sekalian semakin dalam dan semakin lama  belajar kurang lebih setahun untuk yakin memilih Katolik dan kalau sudah jadi Katolik mau berjuang untuk masuk surga, karena untuk menjadi Katolik itu berat,  tapi proses ini harus kita lalui. Ayo, kita berproses, belajar tentang iman yang benar, iman yang kini kita dapat, iman yang kita percaya dan yakini.

Bagi mereka yang ingin menjadi Katekumen ada syaratnya, yaitu : memiliki kemauan dengan kesadaran dan bebas untuk memeluk iman katolik, berkomitmen mengikuti masa pembelajaran (Katekumenat) sekitar 1 tahun. Kemudian mengisi formulir pendaftaran calon katekumen, mempersiapkan dokumen yang diperlukan meliputi : fotokopi Surat Baptis bagi calon dari Gereja Denominasi/Protestan dan fotokopi Surat Perkawinan bagi yang sudah menikah.

Agenda penting Calon Katekumen berikutnya adalah mengikuti upacara pelantikan Katekumen tahap I, Sabtu 7 Maret 2026 pukul 17.30 Wib, rekoleksi dan upacara pemilihan calon baptis (tahap 2), Minggu 29 November 2026, simulasi baptisan/gladi bersih, Sabtu 5 Desember 2026 dan upacara baptisan (tahap 3), Minggu 6 Desember 2026.  

Leave a Reply


4 + 9 =