Palembang – Umat Paroki Santo Yoseph Palembang merayakan Hari Komunikasi Sedunia ke 60 pada Perayaan Minggu Paskah ketujuh, Minggu 17 Mei 2026 pukul 08.30 Wib yang dipimpin oleh RD. Stefanus Surawan.
Melalui homilinya Romo Surwan mengatakan, dalam kehidupan kita ada banyak waktu dan kesempatan kita lakukan dalam kebersamaan dengan yang lain sama dengan keluarga, teman-teman ataupun dalam persekutuan-persekutuan doa bahkan juga dalam berbagai situasi hidup kita sering melewatinya bersama dengan yang lain. Dalam setiap kebersamaan yang kita lewati bisa menciptakan dan membangun situasi dimana kita bisa merasakan satu dengan yang lain, bisa menciptakan persatuan dan persaudaraan yang semakin kuat dalam Tuhan dengan yang lain. Kita berharap bahwa hidup kita ini bukan hanya untuk diri kita sendiri apa yang kita kerjakan, apa yang kita berjuangkan semoga bukan hanya untuk memenuhi kepentingan sendiri tetapi semoga itu menjadi bagian hidup kita untuk memuliakan Tuhan.
Kita berharap hidup kita menjadi perwujudan untuk memuliakan Allah yaitu menyelesaikan tugas perutusan dari Allah seperti Yesus telah meneladankannya kepada kita. Tentu saja ini menjadi tugas yang tidak ringan, tugas yang tidak mudah, tugas yang berat untuk selalu setia, selalu taat pada kehendak Bapa dan untuk itulah kita membutuhkan kehendak yang kuat dan keteguhan hati, terutama membutuhkan sesama yang ada di sekitar kita dan juga membutuhkan pertolongan Tuhan, sehati dan bertekun dalam doa karena bisa memampukan kita untuk melewati banyak hal dalam hidup kita termasuk kalau kita harus mengalami penderitaan dan kesulitan.
Semoga Perayaan Ekaristi ini sungguh membangun perasaan sehati, sejiwa dalam hidup kita, dan membuat kita semakin percaya pada Tuhan untuk bisa menjadi saksi-saksinya, mewartakan kasih dan kebenaran teristimewa seperti yang dinyatakan dalam pesan Paus Leo dalam Minggu Komunikasi Sedunia ini kita diharapkan bukan menyebarkan kebencian, perpecahan, kemarahan tetapi sebaliknya alat-alat komunikasi yang kita miliki dan kita gunakan menjadi cara bagi kita untuk mewartakan kasih, kebenaran, , keadilan dan kejujuran yang memampukan kita untuk menjadi semakin sejati sebagai murid-muridnya.



