DPP Penggerak Pelayanan Bagi Umat

October 14, 2019
DPP Penggerak Pelayanan Bagi  Umat

Sesuai anjuran dari Keuskupan Agung Palembang dalam Monev yang diadakan 2 tahun sekali bahwa sebagai orang-orang yang dipercaya untuk mengelola Paroki maka Dewan Pastoral Paroki sudah ditekankan untuk mengadakan penyegaran berupa : rekoleksi dan ziarah. Berdasarkan hal tersebut maka Dewan Pastoral Paroki Santo Yoseph Palembang periode 2017-2020 jauh-jauh hari sudah membuat program penyegaran untuk mengadakan rekoleksi dan ziarah selama 3 hari mulai 11-13 Oktober 2019 ke Bangka dengan tema ” DPP Organ Penggerak Persekutuan Umat Beriman “. Sebanyak 45 peserta berpartisipasi dalam kegiatan ini terdiri dari Dewan Pengurus Harian, Koordinator Bidang, anggota seksi-seksi dan Ketua Wilayah yang terlibat dalam pelayanan selama ini.

Pada hari pertama kegiatan zirek, Jumat 11 Oktober 2019 dalam Perayaan Ekaristi di Gua Maria Ratu Para Imam di Keuskupan Pangkal Pinang dalam homilinya RD. Laurentius Rakidi mengajak peserta untuk membangun niat sebagai murid-murid Kristus dan sebagai umat yang diberi kepercayaan untuk ikut ambil bagian dalam pelayanan sebagai anggota DPP atau pelayanan yang lain.

Mari kita mengupayakan untuk membuat hidup kita semakin baik dengan sungguh-sungguh menghayati hidup kita, menghayati tugas-tugas yang dipercayakan kepada kita supaya membuat hidup kita semakin baik dan membuat hidup orang lain mendapatkan pelayanan dan berkat dari kita semua.

Hari ke dua zirek, Sabtu 12 Oktober 2019 peserta mengadakan rekoleksi bersama dengan RD. Ferdinandus Meo Bupu dari Keuskupan Pangkal Pinang. Dalam sambutannya Ketua DPP Santo Yoseph Palembang C. Wintoko mengatakan kegiatan ziarah dan rekoleksi ini sudah direncanakan dan masuk dalam program DPP, semoga nanti narasumber dapat memberi masukan sehingga nantinya kita dapat melakukan yang terbaik dalam pelayanan.

DPP juga akan mengajak anggotanya untuk menyusun program tahun depan harapannya supaya mempunyai program kerja yang bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana, waktu dan biaya. Kalau merealisasikan program sebaiknya sudah ada proposal dan diserahkan kepada Ketua Bidang masing-masing yang nantinya akan dibawa dalam rapat Dewan Pengurus Harian. Kepengurusan DPP periode 2017-2020 tahun depan akan selesai tetapi pelayanan kita tidak akan pernah selesai mudah-mudahan nanti ada wajah-wajah baru yang akan muncul.

Narasumber rekoleksi RD. Ferdinandus Meo Bupu menyampaikan materi tentang sejarah bangsa Israel dan kaitannya dengan persekutuan umat beriman serta pelayanannya. Dalam pesannya RD. Meo mengatakan bahwa tugas yang kita terima sekarang adalah aplikasi dari baptisan dan inisiasi kita. Kita dibaptis untuk berpartisipasi dalam tugas Tuhan Yesus dan aplikasi dari tugas itu sekarang kita terima sebagai tugas kita masing-masing sehingga kalau ada keluh kesah hanya bertanya kepada Tuhan Yesus karena Dia yang memberi tugas dan kita mengambil tugas itu.

Sementara itu RD. Rakidi mengharapkan melalui rekoleksi ini kita semua mendapatkan penyegaran, memberikan semangat dan memberi pengetahuan sehingga kita semakin diyakinkan dalam menjalankan tugas pelayanan. Yakinlah bahwa pelayanan kita bukan pelayanan yang sia-sia tetapi pelayanan kita berasal dari Kristus berkat baptisan dan semuanya bisa kita jalani kalau menjalaninya bersama dengan Yesus Kristus.

Hari ke tiga zirek, Minggu 13 Oktober 2019 pukul 06.00 Wib peserta mengikuti Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang RD. Laurentius Rakidi didampingi oleh RD. Markus Edi Sucipto. Lewat homilinya RD. Rakidi mengatakan semoga sukacita dan hal-hal yang kita dapatkan dalam penyegaran ini sungguh-sungguh menyemangati dalam rangka untuk melayani umat di Paroki Santo Yoseph Palembanb.

Diharapkan kita sungguh-sungguh menjadi penggerak dalam rangka untuk mengelola jemaat/komunitas jemaat beriman sehingga semakin hari komunitas kita sebagai orang-orang yang percaya kepada Kristus semakin berkembang supaya dunia ini semakin hari berkembang menjadi semakin baik, semakin banyak orang yang bersyukur dan mempercayakan diri kepada Tuhan.

Selama 3 hari berada di Bangka peserta juga mengadakan ziarah dan berdoa rosario bersama di beberapa tempat ziarah yang dikunjungi, yaitu : Gua Maria Cambai, Gua Maria Ratu Para Imam, Pintu Kerahiman Illahi, Makam Mgr. Hillarius Moa Nurak, Kapel Adorasi Abadi di Komplek Keuskupan Pangkal Pinang, Gua Maria Pengantara Segala Rahmat, Kapel Adorasi Sungai Liat dan Gua Maria Pelindung Segala Bangsa Belinyu.

Leave a Reply


2 + 3 =