
RD. Avien memimpin Perayaan Hari Raya Pentakosta didampingi oleh Diakon Markus
Pentakosta adalah hari yang penting sebagai Hari Raya Tujuh Minggu yang merayakan berakhirnya panen gandum dan mengingatkan kita aka perjamuan malam terakhir serta menandakan awal dari zaman Gereja. Turunya Roh Kudus dan kadar daya kuasaNya bagi hidup kita pada Gereja bergantung dari persatuan kita dengan Yesus Kristus dalam doa, Ekaristi dan karya nyata.
Kita harus sungguh-sungguh hidup dalam sikap taat dan setia sehingga akan terjadi perubahan dan pembaharuan dalam hidup sebagai persekutuan umat Allah. Roh Kudus mengajarkan kita untuk hidup dan melaksanakan kehendak Allah.

Umat yang hadir dalam Perayaan Hari Raya Pentakosta di Gereja Santo Yoseph Palembang
Ratusan umat Paroki Santo Yoseph Palembang merayakan Hari Raya Pentakosta yang dipimpin oleh RD. Avien didampingi oleh Diakon Markus, Sabtu 19 Mei 2018 pukul 17.30 Wib. Perayaan Hari Raya Pentakosata diawali dengan perarakan petugas litugi masuk ke dalam Gereja dan menghormat altar kemudian RD. Avien mendupai lilin Paskah dan altar.
Dalam homilinya RD. Avien mengatakan dalam Hari Raya Pentakosta menjadi kesempatan bagi kita untuk juga terus menggali saksi. Tugas kesaksian kita menjadi semakin relevan dalam Roh Kudus dengan perantaraan Kristus agar kita dimampukan menerimanya dapat memenuhi persaudaraan kita sebagai umat beriman atau Gereja.

Koor.Lingkungan Santo Titus bertugas dalam Perayaan Hari Raya Pentakosta
Secara umum Perayaan Hari Raya Pentakosta berlangsung semarak ditambah lagi dengan penampilan Koor Lingkungan Santo Titus serta petugas pembawa persembahan dan tata laksana dari DPP Santo Yoseph Palembang. Situasi keamanan kondusif apalagi terlihat beberapa petugas kepolisian yang memantau situasi di halaman Gereja.
