Rekoleksi Anak dan Orang Tua Calon Komuni Pertama

May 20, 2018
Rekoleksi Anak dan Orang Tua Calon Komuni Pertama

Anak-anak calon komuni pertama mengikuti rekoleksi

Sebanyak 81 anak calon komuni pertama Paroki Santo Yoseph Palembang beserta orang tuanya mengikuti kegiatan rekoleksi bersama yang merupakan kegiatan wajib sebelum menerima komuni pertama, Minggu 20 Mei 2018 mulai pukul 09.00 Wib.

Anak-anak calon komuni pertama mengikuti rekoleksi di ruang kelas SMP Santo Louis Palembang bersama Sr. Louis HK, para pembina kelas dan OMK dengan materi Yesus Idolaku. Sementara para orang tua calon komuni pertama mengikuti rekoleksi bersama Fr. Patrik, BHK di Gedung Aula Santo Louis Palembang dengan materi ” Formasi Iman Dalam Keluarga (Perspektif Pendidikan).

Anak-anak calon komuni mengikuti outbond

Dalam acara rekoleksi ini anak-anak diajak untuk mengikuti outbond dengan beberapa permainan agar mereka bisa bekerjasama dalam tim. Setelah itu anak-anak masuk kelas kembali untuk mengikuti evaluasi dari para pembina.

Anak-anak calon komuni pertama mengikuti materi pelajaran mulai bulan Februari sampai Mei 2018 dan rencananya mereka akan menerima Komuni Pertama tanggal 3 Juni 2018 dalam Perayaan Ekaristi pukul.08.30 Wib. Sebelumnya mereka akan mengikuti ujian lisan dan gladi kotor tanggal 27 Mei 2018 serta pengakuan dosa akan diadakan tanggal 30 Mei.

RD. Laurentius Rakidi memimpin Perayaan Ekaristi

Kegiatan acara rekoleksi anak-anak dan orang tua calon komuni pertama diakhiri dengan Misa Kudus yang dipimpin oleh Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang RD. Laurentius Rakidi. Dalam homilinya RD. Rakidi mengatakan dengan rekoleksi persiapan penerimaan komuni pertama ini sebenarnya mau mengingatkan kepada kita semua bahwa sebagai keluarga Katolik harus terbuka terhadap bimbingan Roh Kudus apalagi  dipersatukan dengan Kristus dalam Sakramen Maha Kudus.

Orang tualah yang pertama-tama bertangung jawab atas pendidikan iman anaknya dan harus membiasakan anak-anak hidup secara Kristiani karena itulah warisan iman yang menjamin keselamatan kita.  Kita disemangati untuk mau bekerjasama dengan Roh Kudus dan disemangati untuk sunguh-sungguh mengelola keluarga kita masing-sungguh supaya keluarga kita menjadi keluarga Kristiani yanh sejati  mampu memberikan kesaksian tentang kebenaran dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi garam serta terang di tengah kehidupan masyarakat.

Leave a Reply


9 + 4 =