Kebangkitan Kristus Membuat Kita Hidup Berkualitas

April 20, 2019
Kebangkitan Kristus Membuat Kita Hidup Berkualitas

Malam Paskah adalah malam suci kebangkitan Tuhan yang merupakan puncak Perayaan Paskah dan Gereja berjaga, menantikan kebangkitan Kristus dan merayakannya dalam ibadat suci. Sebelum memasuki kehidupan baru Yesus terlebih dahulu harus melewati pintu maut dan kebangkitanNya menyelamatkan umatNya. Dalam kesempatan ini umat diajak untuk memperbaharui janji baptis dan hidup baru sebagai anak Allah.

Sekitar enam ribu umat menghadiri Perayaan Malam Paskah di Gereja Santo Yoseph Palembang Sabtu 20 April 2019 pukul 19.00 Wib yang dipimpin oleh Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang RD. Laurentius Rakidi didampingi oleh RD. Guido Suprapto, RD. Stefanus Supardi dan Rm. Tarsisius Leisubun, MSC.

Liturgi Malam Paskah terdiri dari Upacara Cahaya, Liturgi Sabda, Liturgi Baptis dan Liturgi Ekaristi. Upacara Cahaya diawali dengan pemberkatan api dan penyalaan lilin Paskah. Kemudian Imam mengangkat lilin Paskah dalam perarakan lilin Paskah dan seluruh umat menyalakan lilin yang diambil dari api lilin Paskah. Imam melakukan perarakan hingga di depan altar dan umat menyanyikan Pujian Paskah. Penyalaan lilin Paskah memiliki arti sebagai lambang Kristus yang bangkit dari kematian dan cahayanya mengusir kegelapan.

Dalam Liturgi Sabda dibacakan Injil dari Perjanjian Lama dan Ulangan, umat diajak untuk merenungkan karya agung Allah sejak awal mula dan kisah penyelamatan umat Allah. Peristiwa istimewa dalam Perayaan Malam Paskah merupakan pewartaan kehendak baik Allah kepada manusia.

Dalam homilinya RD. Laurentius Rakidi mengatakan melalui Paskah ini kita diajak untuk meningkatkan pengelolaan hidup kita dalam terang kebangkitan Kristus supaya kita menjadi pribadi-pribadi yang berkualitas, bermutu sebagai murid Kristus sehingga kita tidak mudah dipecah belah persaudaraan dan juga tidak terpengaruh oleh hawa nafsu untuk menguasai alam untuk kepentingan diri kita masing-masing.

Sebenarnya doa, puasa, pantang dan amal kasih bukan hanya kita lakukan dalam masa Prapaskah tetapi sebenarnya dalam keseluruhan hidup kita karena itu merupakan hal-hal yang penting untuk membuat hidup kita bisa menjadi berkualitas bukan hanya mementingkan diri sendiri tetapi juga mau memikirkan orang lain. Kita juga sungguh bangkit bersama dengan Kristus untuk memberikan yang terbaik demi keutuhan ciptaan Tuhan.

Pada malam Paskah, malam yang penuh rahmat ini marilah kita mohon daya hidup Illahi dari Tuhan agar kita dimampukan untuk sungguh-sungguh bersikap dan bertindak seperti Kristus sehingga Kristus sungguh bangkit dalam hidup dan menjiwai kehidupan kita sehingga dengan demikian kita bisa memberi sumbangsih yang berarti bagi keutuhan ciptaan Tuhan di dunia ini.

Pada kesempatan ini dilakukan pembaharuan janji baptis, setelah itu umat diperciki air suci oleh RD. Laurentius Rakidi, RD..Guido Suprapto dan RD. Stefanus Supardi. Setelah itu dilanjutkan dengan Liturgi Ekaristi umat diundang ke Perjamuan Tuhan yaitu : jamuan suka cita karena kebangkitan.

Leave a Reply


1 + 3 =