Wismalat Podomoro cukup ramai dengan kedatangan 220 peserta terdiri dari : Remaka, Calon Krisma dan Putra-Putri Altar untuk mengikuti kegiatan Bible Camp yang diadakan oleh Seksi Bina Iman Anak dan Remaja DPP Santo Yoseph selama dua hari, 28-29 September 2024 dan tema yang diambil pada acara ini : Mari Bertumbuh dan Berbuah. sementara aktivitas yang dilakukan diisi dengan berdoa, mendengarkan materi, dinamika kelompok, katekese, games, permainan dan Perayaan Ekaristi dengan narasumber, yaitu : Gatot Sutarno, Frater Hendra dan Kris.
Oktavianus Adrian, salah satu wakil Seksi Bina Iman Anak dan Remaja DPP Santo Yoseph Palembang menjelaskan kegiatan Bible Camp ini merupakan program rutin yang setiap tahun diadaka dan tahun ini diikuti oleh 220 peserta gabungan dari Paroki Santo Petrus, Stasi Santo Hilarius, Santo Louis dan Santo Yoseph Palembang. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mempererat persaudaraan satu sama lain antar peserta dan Paroki serta membangun keluarga Remaka dengan iman yang kuat. Harapannya semoga Bible Camp ini semakin bertambah anggotanya dan maju.
Rangkaian kegiatan Bible Camp 2024 diisi dengan beragam aktivitas, yaitu : berdoa, mendengarkan materi, dinamika kelompok, katekese, games, berkemah di alam terbuka, outbond dan Perayaan Ekaristi dengan narasumber, yaitu : Gatot Sutarno, Frater Hendra dan Kris. Para peserta Bible Camp ini diajak untuk belajar dari Inspirasi Kirab Suci Nabi Nahum dan Habakuk, merasakan penderitaan Israel karena ketidakadilan Raja Asyur, Israel menantikan pertolongan Tuhan, hukuman yang akan diberikan Tuhan kepada bangsa yang lalim, Tuhan yang akan memberi pemulihan, menjadi orang benar di hadapan Tuhan, syukur dan sukacita dalam penderitaan/situasi sulit.
Kegiatan Bible Camp pada hari kedua sempat terganggu dengan cuaca hujan sehingga membuat Panitia membatalkan kegiatan outbond di alam terbuka karena kondisi yang tidak memungkinkan. Namun demikian tidak menyurutkan peserta Bible Camp untuk terus bergembira dan bersemangat mengikuti berbagai kegiatan games dan permainan yang digelar di dalam Gedung Aula Wismalat Podomoro hingga pukul 11.00 Wib. Acara Bible Camp ditutup dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh RD. Yohanes Agung Apriyanto, pukul 12.00 Wib
Dalam homilinya Romo Agung menyatakan kita sebagai orang Katolik yang sudah dibaptis, orang yang percaya kepada Yesus, orang yang sudah mengikuti Yesus sejak kecil dan lama, maka harus bisa mengusir setan-setan itu dalam hidup kita. Maka disini penting bagi kita untuk bisa mempunyai kualitas diri, dalam mengdalikan diri kita terhadap rayuan dan bujukan setan. Perlu kualitas dalam diri kita supaya bisa memgkang terhadap bujukan dari setan yang menyenangkan. Namun juga selain kita punya kulitas diri, itu satu hal paling utama yang kita miliki sebagai orang Katolik.
Ketika kita bersatu dengan Yesus melalui santapan tubuh dan darahnya yang kita terima dalam Perayaan Ekaristi. Sebagai orang Katoik dan telah dibaptis dalam nama Tuhan Yesus, kiranya yang menjadi utama bersatu dengan hidup kita adalah Tubuh Kristus sendiri. Maka ketika kita malas ke Misa atau ke Gereja itu berarti kita sudah menuruti umpan yang diberikan setan kepada kita. Dan yang merasuki di dalam hidup kita bukanlah Kristus tetapi justru kenikmatan yang telah diberikan setan/iblis itu di dalam hidup kita.
Romo Agung mengajak agar sungguh-sungguh mampu untuk menjadi pribadi, sebagai murid-murid Kristus yang mampu menolak godaan-godaan setan di dalam hidup kita. Mengusir bujukan-bujukan setan yang menyenangkan, tidak kita takuti dan kita ikuti, untuk berani menolak dengan ketegasan diri, agar kita sungguh bersatu dengan Kristus, bersatu dengan Yesus sendiri agar hidup kita juga menampakkan hidup sebagai orang Katolik. Kita sebagai murid-murid Kristus yang menyatu dengan diri kita dan bagaimana kita bisa membawa orang ikut merasakan Kristus di dalam kehidupannya dengan penuh sukacita.
Sementara itu Romo Agung yang mewakili Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, Romo Gono mengucapkan selamat untuk adik-adik yang sudah mengikuti kegiatan Bible Camp ini dengan sangat luar biasa. Terima kasih juga bagi para Bapak/Ibu Pendamping, Remaka, Suster dan semua yang terlibat dalam kegiatan ini serta para OMK yang sibuk membereskan tenda untuk kegiatan Bible Camp 2024.
Semoga apa yang sudah adik-adik lakukan disini, yang sudah anda dapatkan disini juga menjadi bekal dalam kehidupan dan perjalanan hidup adik-adik selanjutnya, untuk nanti adik-adik bawa apa yang sudah diterima disini kepada keluarga, orang tua, masyarakat, Gereja dan semua orang yang adik-adik jumpai dan juga nanti dimana adik-adik terlibat. Semoga tidak hanya berhenti sini tetapi sungguh apa yang sudah anda dapatkan dalam acara Bible Camp ini juga anda nyatakan dalam kehidupan sehari-hari.





