Anak-Anak Dilahirkan Kembali Dalam Air dan Roh

November 24, 2025
Anak-Anak Dilahirkan Kembali Dalam Air dan Roh

Empat anak dibawa orangtuanya  menghadap RD. Stefanus Surawan untuk menerima Sakramen Baptis dalam ibadat baptisan di Kapel Santa Faustina Paroki Santo Yoseph Palembang, Sabtu 22 November 2025 pukul 15.30 Wib.

Dalam homilinya Romo Surawan mengatakan, saya membayangkan anda adalah Ana dan Yoakim  yang membawa anak-anak anda kepada Tuhan supaya Tuhan menjaga dan memelihara amereka dan pada akhirnya juga seperti Bunda Maria,  bagi semua orang di dunia, bagi keluarga, bagi Gereja dan bagi masyarakat. Tentu saja dalam hidupnya nanti setelah dewasa menjadi pribadi yang sungguh beriman dan bermoral baik. Dan itulah yang diperlihatkan oleh Maria dalam bimbingan, penjagaan dan pemeliharaan  dari Ana dan Yoakim setelah dipersembahkan di bait Allah, Maria tumbuh   menjadi pribadi yang berhikmat, menjadi pribadi yang beriman dan menjadi pribadi yang sesuai dengan kehendak Allah.

Saya memikirkan itu ada di benak anda ketika membawa anak-anak kepada imam untuk dibaptis, bukan hanya sekedar formalitas dan sebagai orang tua memberikan contoh dan teladan sehingga anak-anak ini bisa bertumbuh dengan baik, dengan benar dan menjadi pribadi seperti Maria. Ketika anda membaptiskan anak pada usia kecil  juga berharap bahwa sepanjang hidupnya, Allah ada di pihak anak ini,  kalau Allah ada di pihak kita tidak ada siapapun yang bisa mengalahkan hidup kita, termasuk kesusahan dan kesulitan.  Anak ini dilahirkan kembali dalam air dan roh karena itulah dia nanti akan mendapatkan kerajaan, sungguh menjadi kesempatan yang istimewa bukan hanya karena kita merasa bersukacita.

Tetapi karena kita melihat ada niat yang begitu besar dari kedua orang tua untuk memberikan kemampuan, supaya anak ini secara rohani, secara spiritual bertumbuh dengan baik dan ini adalah langkah pertama yang dilakukan. Baptisan ini menjadi komitmen yang luar biasa untuk Gereja menjadi sukacita yang luar biasa, bukan peristiwa yang biasa tetapi peristiwa penuh makna. Hal ini memperlihatkan ketaatan sebagai orang tua untuk memberikan sesuatu yang paling berharga dan paling baik menurut pandangan dan keyakinan anda. Supaya Allah ada di pihak orang-orang ini dan nanti bisa masuk dalam kemuliaanNya, karena telah dilahirkan kembali dari air dan roh.

Upacara baptisan diawali dengan pemberian tanda salib di dahi anak-anak oleh Romo Surawan diteruskan oleh orang tua dan wali baptis. Kemudian Romo Surawan mulai membaptis dengan mencurahkan air sebanyak tiga kali di atas kepala anak, setelah itu memberikan minyak urapan krisma di dahi anak dan dengan memberikan kain putih serta lilin bernyala diberikan kepada wali baptis.

Nama-nama Baptisan Bulan November 2025

1. Graciella Aurora Elorareta 2. Hildegardis Alinea Bidari

3. Eunice Divandra Anora Glory 4. Victoria Kaizy Christabelle

Leave a Reply


3 + 1 =