Umat Lingkungan Santo Yakobus, Hendaklah Menjadi Pribadi Setia, Rendah Hati dan Solider

July 28, 2025
Umat  Lingkungan Santo Yakobus, Hendaklah Menjadi Pribadi Setia, Rendah Hati dan Solider

Umat Lingkungan Santo Yakobus memperingati Pesta Nama Pelindungnya dalam Perayaan Ekaristi,  Jumat 25 Juli 2025 pukul 17.00 di Gedung Aula Serbaguna Santo Yoseph Palembang yang dipimpin oleh RD. Hyginus Gono Pratowo. Kegiatan ini juga hadiri oleh anggota DPP Santo Yoseph Palembang, Ketua Stasi Santo Hilarius, Indra (Ketua Wilayah 13}, Yoseph Doni (Ketua Lingkungan Santo Yakobus), para suster serta undangan lainnya.

Dalam homilinya Romo Gono menyampaikan Santo Yakobus  adalah pribadi yang setia akan iman,  tugas perutusan dan setia sebagai murid Yesus. Maka keutamaan yang kita renungkan dalam kehidupan sebagai umat Lingkungan Yakobus, yaitu : hendaklah kita juga menjadi pribadi yang setia akan iman. Banyak tantangan dalam kehidupan kita menjadi pribadi yang setia, mungkin dalam hidup keluarga, kita berhadapan dengan situasi di mana kesetiaan kita diuji sebagai suami istri. Dalam kehidupan keluarga, kita juga berhadapan dengan tantangan-tantangan yang seringkali menjatuhkan kita dalam sikap kemalasan.

Dengan berbagai banyaknya pekerjaan, lalu kita mengatakan, tidak ada waktu untuk ke Gereja, tidak ada waktu untuk bertemu dengan saudara-saudari, tidak ada waktu untuk berkumpul, dan sebagainya,  itulah tantangan dalam kehidupan bersama, dalam kehidupan sebagai Lingkungan Yakobus. Tapi kita diingatkan, sesibuk apapun dalam kehidupan, kita diajak untuk setia, seperti Yakobus sebagai pelindung Lingkungan kita. Maka kalau kita belum menjadi pribadi yang setia, maka mari kita terus belajar dari pribadi Santo Yakobus, kita setia kendati dalam situasi berat, setia dalam situasi yang tidak mudah, setia ketika kita berhadapan dengan berbagai aneka persoalan-persoalan hidup. 

Selain sosok pribadi yang setia kepada Tuhan akan imannya, Santo Yakobus juga pribadi yang senantiasa solider terhadap saudara-saudari.  Santo Yakobus juga termasuk orang penting yang dipercaya oleh Yesus. Maka dalam peristiwa-peristiwa penting, dia ikut. Ketika Yesus dipermuliakan di atas gunung, dia hadir di situ, ketika Yesus berdoa di taman Getsemani, Yakobus juga hadir. Hal ini menunjukkan bahwa dia adalah orang atau pribadi yang dipercaya oleh Yesus. Maka salah satu orang yang dipercaya oleh Yesus adalah orang yang solider terhadap saudara-saudari, karena dia ditunjuk orang yang penting untuk saudara-saudaranya. Maka hidup solider dalam kehidupan kita sebagai warga Yakobus juga hendaklah terus dikembangkan. 

Maka umat Lingkungan Yakobus dari hal-hal yang kecil bisa terlibat dalam kesusahan orang lain, terlibat dalam kesusahan anggota Lingkungan kita, terlibat dalam berbagai kegiatan-kegiatan sosial. Inilah keutamaan yang ditunjukkan Yakobus, keutamaan solider terhadap saudara-saudarinya, terhadap orang-orang yang ada di sekitarnya, solider terhadap orang-orang yang susah, orang yang terpinggirkan, orang yang kesepian, orang yang merasa hidup dalam kesendirian, maka umat Lingkungan Yakobus dipanggil agar bisa memberikan hidup kita kepada sesama.

Santo Yakobus juga  pribadi yang dalam artian tertentu mendengarkan Tuhan, pribadi yang rendah hati, walaupun dia adalah orang yang dipercaya, tapi dalam hidupnya adalah pribadi yang rendah hati, tidak mau menonjolkan diri.  Mari sebagai warga Lingkungan Yakobus, kita terus membina kerendahan hati dalam kehidupan kita, pribadi yang rendah hati adalah pribadi yang peduli terhadap sesama,  pribadi yang mudah mensyukuri atas apa yang diberikan Allah dalam kehidupan kita. Maka jadilah pribadi-pribadi yang rendah hati terhadap Allah dan sesama,  mari kita perjuangkan dalam hidup kita.

Jika kita menjadi pribadi yang setia, tidak menonjolkan diri atau pribadi yang penuh dengan kerendahan hati serta solider terhadap sesama, kalau tiga hal ini terus diupayakan, saya yakin dan percaya bahwa Lingkungan kita akan senantiasa hidup, guyup dan Lingkungan kita  bisa menjadi inspirator bagi banyak orang, mari kita mulai dari hal-hal yang kecil. Masak bareng misalnya, mempersiapkan segala sesuatu dengan gotong royong dan lain-lain. Itulah sesuatu yang baik, sesuatu yang harus terus diperjuangkan agar kita saling mengenal satu dengan yang lain. Kita bisa saling berbicara dengan yang lain,  bisa saling ngobrol dengan yang lain dan kita juga bisa saling menyapa dengan yang lain, dari hal-hal yang sederhana. 

Ketua Panitia Perayaan Syukur Pesta Nama Pelindung Santo Yakobus, Lukas Suhartoyo dalam sambutannya mengharapkan agar umat Lingkungan Santo Yakobus dapat menelandani Santo Yakobus, semoga semakin kompak kegiatan Lingkungan dan saling mendukung satu sama lain.

Sementara itu Romo Gono berpesan, mari kita berusaha untuk terus belajar dari Santo Yakobus, mari segala elemen dari anak-anak sampai lansia diajak untuk terlibat dalam kehidupan menggereja tentu dengan dinamika yang ada. Anak-anak kita ini sebagian besar sudah masuk di koor anak-anak dan remaja, harapan saya ini ditingkatkan, bagi anak-anak yang belum mari kita dukung. Untuk orang muda (OMK) mari kita libatkan juga mereka dalam kegiatan liturgi, tugas koor dan lain-lain. Untuk orang tua dan lansia, mari kita mengambil hal-hal baik untuk kita yang kita kembangkan dalam kehidupan ini. Selamat Pesta Nama Pelindung Santo Yakobus dan mari kita terus bangkit dan terus membina kehidupan kita dengan sebaik-baiknya.

Seusai Perayaan Ekaristi acara dilanjutkan dengan Perayaan Syukur Pesta Nama Pelindung Santo Yakobus yang diisi dengan bernyanyi dan menari bersama serta santap malam.

Leave a Reply


3 + 1 =